Tangerang Selatan – Komitmen Universitas Terbuka (UT) dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah kembali ditunjukkan melalui keikutsertaan lima dosen Magister Pendidikan Matematika dalam Paper Camp 2025. Kegiatan bertajuk “Systematic Literature Review & Network Analysis (SLNA) Berbantuan AI” ini diselenggarakan di Aston Kuta Hotel and Residence Bali pada 8-10 Agustus 2025. Kelima dosen yang mengikuti pelatihan intensif ini adalah Prof. Dr. Yumiati, M.Si., Dr. Endang Wahyuningrum, M.Si., Dr. Sudirman, M.Pd., Dr. Ardi Dwi Susandi, M.Pd., dan Dr. Nia Jusniani, M.Pd. Mereka terpilih untuk mendalami teknik penulisan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik berbantuan kecerdasan buatan (AI), sebuah kompetensi yang semakin krusial dalam dunia publikasi ilmiah internasional.

Gambar 1. Dosen Magister Pendidikan Matematika Universitas Terbuka dalam Pelatihan
Paper Camp ini diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia bekerja sama dengan ALA Center dan RPI Institute. Acara ini dirancang khusus bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana yang ingin menguasai teknik penulisan SLR dan analisis bibliometrik dengan memanfaatkan teknologi AI terkini. Keistimewaan pelatihan ini terletak pada narasumber utamanya, Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si., seorang akademisi yang telah memiliki rekam jejak cemerlang dalam publikasi ilmiah. Beliau telah berpengalaman mempublikasikan puluhan artikel ilmiah jenis Systematic Literature Review (SLR) pada jurnal Q1 Elsevier, salah satu kategori jurnal internasional paling prestisius di dunia akademik. Pelatihan akan berlangsung selama tiga hari dua malam dengan jadwal yang padat dan terstruktur. Hari pertama, Jumat 8 Agustus 2025, akan dimulai dengan acara pembukaan resmi yang dihadiri oleh seluruh peserta, narasumber, dan panitia penyelenggara. Sesi pembukaan ini akan memberikan gambaran umum tentang pentingnya Systematic Literature Review dalam penelitian kontemporer dan bagaimana AI dapat menjadi katalisator dalam proses penulisan artikel ilmiah berkualitas tinggi.

Gambar 2. Kegiatan Pembukaan Pelatihan
Setelah pembukaan, peserta akan langsung masuk ke materi inti pertama, yaitu teknik penelusuran literatur dan strategi database. Sesi ini akan membekali peserta dengan kemampuan untuk melakukan pencarian literatur secara efektif dan efisien menggunakan berbagai database ilmiah internasional. Peserta juga akan belajar tentang perumusan Research Question (RQ) yang tepat guna, sebuah fondasi penting dalam setiap penelitian SLR yang berkualitas.

Gambar 3. Kegiatan Pelatihan Hari Pertama
Hari kedua, Sabtu 9 Agustus 2025, merupakan sesi paling intensif dengan fokus pada praktik langsung. Peserta akan mempelajari Metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses), sebuah standar internasional dalam penyaringan dan pelaporan literatur untuk systematic review. Metode ini sangat penting untuk memastikan transparansi dan reproduktibilitas dalam penelitian SLR. Pada hari yang sama, peserta akan diperkenalkan dengan analisis bibliometrik dan Network Analysis menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Biblioshiny. Kedua tools ini merupakan standar industri dalam visualisasi dan analisis jaringan sitasi, ko-sitasi, dan kolaborasi penelitian. Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi tren penelitian, peta pengetahuan, dan gap penelitian melalui analisis bibliometrik yang komprehensif. Salah satu highlight pelatihan ini adalah sesi integrasi AI Tools dalam proses review. Peserta akan diajarkan cara memanfaatkan ChatGPT, Elicit, ResearchRabbit, dan berbagai tools AI lainnya untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas proses review literatur. Dengan bantuan AI, proses yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan dapat dipercepat tanpa mengorbankan kualitas analisis.

Gambar 4. Kegiatan Pelatihan Hari kedua
Hari ketiga, Minggu 10 Agustus 2025, akan diisi dengan sesi technical writing untuk artikel SLR. Peserta akan belajar teknik penulisan yang sesuai dengan standar jurnal internasional Q1, termasuk struktur artikel, gaya bahasa akademik, dan cara menyajikan hasil analisis dengan efektif. Sesi ini sangat krusial karena banyak artikel berkualitas ditolak hanya karena masalah teknis penulisan. Sepanjang tiga hari tersebut, peserta juga akan mendapatkan kesempatan simulasi penyusunan artikel SLR dan konsultasi intensif dengan Prof. Ade Gafar Abdullah serta lima tenaga pendamping berpengalaman bergelar doktor. Pendampingan ini dirancang agar setiap peserta mendapatkan perhatian yang cukup dan dapat mengatasi kendala spesifik yang mereka hadapi.

Gambar 5. Kegiatan Pelatihan Hari ketiga
Pelatihan ditutup dengan sesi penutupan resmi pada hari ketiga, di mana peserta akan menerima sertifikat 32 JP (Jam Pelajaran) sebagai bukti telah menyelesaikan program pelatihan. Acara penutupan juga akan menjadi momen refleksi dan komitmen peserta untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam penelitian dan publikasi mereka ke depan.

Gambar 6. Kegiatan Penutupan Pelatihan